Pages

Thursday, March 22, 2012

OPINI PUBLIK

Dosen : Dr. Hadiono Afdjani, M.M, M.Si

 
OPINI PUBLIK
Menurut James Bryces dalam “Modern Democracy” opini public merupakan kumpulan pendapat dari sejumlah orang tentang masalah-masalah yang dapat mempengaruhi atau menarik minatatau perhatian masyarakat didalam suatu daerah tertentu
Secara sederhana opini public merupakan kegiatan untuk mengungkapkan atau menyampaikan apa yang oleh masyarakat tertentu diyakini, dinilai dan diharapkan oleh seseorang untuk kepentingan mereka dari situasi tertentu (issue diharapkan dapat menguntungkan pribadi atau kelompok).
Pendekatan prinsip terhadap kajian opini publik dapat dibagi menjadi 4 kategori:
1. Pengukuran kuantitatif terhadap distribusi opini;
2. penelitian terhadap hubungan internal antara opini individu yang membentuk opini publik pada suatu permasalahan;
3. deskripsi tentang atau analisis terhadap peran publik dari opini publik;
4. kajian baik terhadap media komunikasi yang memunculkan gagasan yang menjadi dasar opini maupun terhadap penggunaan media oleh pelaku propaganda dan manipulasi
Opini adalah tindakan mengungkapkan apa yang dipercayai, dinilai dan diharapkan seseorang dari objek dan situasi tertentu.
a. Opini memiliki beberapa proses yang dikenal dengan konstruksi, yaitu :
Konstruksi personal. Opini berupa pengamatan dan interpretasi atas sesuatu secara sendiri-sendiri dan subjektif.
b. Konstruksi sosial. Konstruksi ini terdiri dari
· Opini kelompok. Opini pribadi di atas kemudian diangkat dalam kelompok tertentu. Maka jadilah opini kelompok.
· Opini rakyat Opini yang tersistematiskan melalui jalur yang bebas seperti pemilihan umum atau hasil polling.
· Opini massa yaitu opini yang berserakan, ini bisa berbentuk budaya atau konsensus. Inilah yang oleh para politikus disebut sebagai opini publik.
Konstruksi politik. Ketiga opini hasil konstruksi sosial diatas dihubungkan dengan kegiatan pejabat publik yang mengurus masalah kebijakan umum. Inilah opini publik yang dikaji dalam komunikasi politik
Konsonansi
Anda mungkin pernah merasakan, bahwa ada tokoh yang anda sukai di samping yang tidak disukai. Untuk tokoh yang tidak anda sukai, begitu muncul di televisi, misalnya, setiap pesan yang disampaikan tidak pernah sampai ke memori anda. Anda memiliki predisposisi untuk menolaknya, karena tidak adanya ketidaksesuaian antara pesan yang datang dengan informasi yang ada dalam memori anda
Sebaliknya, pada tokoh yang anda sukai, pesan darinya akan mudah anda terima, karena sudah ada kesesuaian antara pesan yang datang dengan simpanan informasi di memori anda. Faktor inilah yang menjadi salah satu alasan banyak artis terkenal (penyanyi, pemain sinetron dll) tertarik untuk terjun ke dunia politik dan banyak partai politik yang tergoda mengambil jalan pintas dengan merekrut artis sebagai calon anggota legislative.

0 comments:

Post a Comment